![]()

&(“Sesungguhnya Allah akan meninggikan (derajat) suatu kaum dengan Al-Qur’an ini, dan dengannya pula Dia akan merendahkan (derajat) kaum yang lain.” [HR Muslim]) TER UNTUK: PEMUDA ISLAM YANG BERPEGANG PADA AL QUR’AN DAN AS SUNNAH
Yogyakarta,07 Shafar 1430 H/ 03 Februari 2009 M
Menghafal Al Qur’an itu Mudah èèè Kiat Praktis Menghafal Alquran
Nikmat Al-Qur`an merupakan karunia dan anugerah paling agung yang diberikan Allah kepada hamba-hamba-Nya yang beriman. Manusia yang tidak mempunyai respon terhadap firman Allah, tidak pula memenuhi seruan-Nya, seolah makhluk yang belum pernah terlahir di muka bumi ini. Pada dirinya tak ada kehidupan.
“Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada apa yang memberi kehidupan kepada kamu.” (Al-Anfâl: 24).
Secara lebih khusus, nikmat yang sangat besar dikaruniakan kepada sekelompok hamba-Nya yang bukan saja beriman, namun juga menghafal
Al-Qur’an. Allah sangat meninggikan derajat serta melipatgandakan pahala mereka.
Selain itu, Allah memerintahkan kaum beriman untuk memuliakan dan memprioritaskan mereka dibandingkan yang lain. Setidaknya, hadits Nabi ` mengisyaratkannya:
“Sesungguhnya Allah akan meninggikan (derajat) suatu kaum dengan
Al-Qur’an ini, dan dengannya pula Dia akan merendahkan (derajat) kaum yang lain.” [HR Muslim]
Kaidah pokok dalam menghafal Al-Qur’an.
Kaidah 1 : Ikhlas
Kaidah 2 : Tekad yang kuat dan bulat
Kaidah 3 : Pahamilah besarnya nilai amalan anda
Kaidah 4 : Amalkan apa yang anda hafalkan
Kaidah 5 : Membentengi diri dari jerat-jerat dosa
Kaidah 6 : Berdoalah!
Kaidah 7 : Pahamilah makna ayat dengan benar
Kaidah 8 : Menguasai ilmu tajwid
![]()

Kaidah 9 : Sering mengulang-ulang bacaan
Kaidah 10 : Melakukan shalat secara khusyuk dengan ayat-ayat (surah) yang dihafal
Selamat menghafal!
HAL-HAL YANG DAPAT MENGHALANGI HAFALAN
Setelah kita mengetahui beberapa kaidah dasar untuk menghafal Al-Quran
maka sudah sepantasnya bagi kita untuk mengetahui beberapa hal yang
menghalangi dan menyulitkan hafalan agar kita dapat waspada dari
penghalang-penghalang tersebut.
Di antaranya:
1. Banyaknya dosa dan maksiat.
Sesungguhnya dosa dan maksiat akan melupakan hamba terhadap Al-Quran
dan terhadap dirinya sendiri. Hatinya akan buta dari dzikrullah.
2. Tidak adanya upaya untuk menjaga hafalan dan mengulangnya secara
terus-menerus. Tidak mau memperdengarkan (meminta orang lain untuk
menyimak) dari apa-apa yang dihafal dari Al-Quran kepada orang lain.
3. Perhatian yang berlebihan terhadap urusan dunia yang menjadikan
hatinya tergantung dengannya dan selanjutnya tidak mampu untuk
menghafal dengan mudah.
4. Berambisi menghafal ayat-ayat yang banyak dalam waktu yang singkat
dan pindah ke hafalan lain sebelum kokohnya hafalan yang lama.
Kita mohon pada Allah Subhanahu wa Ta`ala semoga Dia mengkaruniakan
dan memudahkan kita untuk menghafal kitab-Nya, mengamalkannya serta
dapat membacanya di tengah malam dan di tepi siang. Wallahu alam
bishawwab.
(Ummu Abdillah & Ummu Maryam, dinukil dari kutaib: “Kaifa Tataatstsar
bil Quran wa Kaifa Tahfadzuhu?” oleh Abi Abdirrahman)
TOPIK: Bagaiamana menghapal Al-Quran Al-Kariim?
http://groups.google.com/group/RantauNet/browse_thread/thread/115fd568440604eb?hl=id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar